Aku terjaga saat kurasakan hembusan angin dingin menggelitik ujung jari kakiku, ku picingkan mata, kulirik weker yg duduk manis dimeja sebrang, pukul 6.30. huah....menggeliat sebentar lalu kubenamkan kembali kepalaku di bantal, sebenernya aroma dari bantal ini sangat jauh dr kata harum bin wangi alis menyegarkan, bentuknyapun sudah tak layak disebut bantal, tipis, kempes, seperti bokong nenek2. Aku meringkuk semakin dalam, dibalut sarung butut yg keadaannya tak kalah merananya, duh mata ini terasa berat banget utk dibuka, aku ingat hari ini piket pagi, tapi badanku ga mau diajak bekerjasama untk keluar dari keadaan nyaman ini. Tapi kemudian cuping telingaku menangkap suara alunan musik dari kamar sebelah berdentum-dentum, ah....sepertinya aku tak kan bisa meneruskan tidurku. Tersuruk-suruk aku menuju dapur, hal pertama yang selalu berdentang dikepalaku tiap bangun pagi adalah secangkir kopi hitam panas, manis....hmm belum apa2 aku sudahmembayangkan rasa legitnya dilidahku, mataku belum melek sempurna saat ku jerang air, ctet...ctet...duh apalagi sih ini, knapa lagi dengan komporku, mudah2an ga ngambek lagi, shit...aku baru ingat, gas habis, sial banget, tanpa sadar aku mengacak acak rambutku, otakku berputar cepat, yup...saatnya beralih ke plan B yg slalu bisa diandalkan disaat2 genting seperti sekarang ini, cepat2 kubasuh muka seadanya, lalu kurapikan rambut landakku, sip...waktunya beraksi, guess what?...menyatroni tetangga sebelah, berharap mereka bermurah hati memberiku sedikit air panas, secangkir saja, demi kelancaran dan keamanan acara ngopiku hhehhehe, doakan misiku berhasil, biasanya sih ga pernah gagal, sementara kalian berdoa, here my description....biar ga penasaran (obsesi slalu pengen terkenal)....
NAMA:
Ah ga penting, kata salah satu nenek moyangku (kayaknya bukan pelaut deh) "apalah arti sebuah nama", yang jelas namaku ga akan bisa dipakai jaminan dalam hal apapun, ga beken habis, jd jangan coba2 mencatut namaku buat jaminan hutang, bakalan gagal total....
ANATOMI:
Struktur wajah "ga karuan" hehehe....., standar orang asia lah, sama seperti kebanyakan homo sapien di ranah melayu, ga jelek2 amat, tapi jauh dari kata ganteng, ya beda tipis sama Rio febrian (jangan percaya, ini fitnah). Hanya ada satu bagian wajah yg bisa mendongkrak angka di alat pedemeterku yaitu hidung, jika kuperhatikan dan kuukur dgn jari, hidungku mempunyai angka yg lbh tinggi dibandingkan dengan hidung "Sule", itu lho komedian yg beken dengan kalimat "prikitiw". Posturku seperempat dari badannya Ade rai, jadi aku ga heran kalau ga ada satupun tawaran untuk membintangi iklan produk makanan/minuman yg berhubungan dengan pengekaran tubuh.....yah ngelantur deh......
STATUS:
Setahuku di KTP sih menikah, tapi dalam keseharian statusku adalah bujangan terselubung, terkadang aku risih dengan ketidakjelasan statusku ini, serba salah.....bagi pria yang disinyalir memiliki fans club seperti aku "kejelasan status" adalah hal utama, agar tidak mengecewakan para fans hahahaha just kidding. The true is aku adalah suami dari satu istri (tenang ga niat nambah kok, belum siap dengan akibat buruk dari poligami) dan ayah dari dua orang anak, lah...apanya yang ga jelas????, karna aku tinggal berjauhan dengan keluargaku, jadi dalam keseharianku slalu terlihat sendiri. Sedih??...jelas.... i am a lonely ranger and really lonesome man, disaat hatiku penat, kosong, canda tawa keluargaku adalah moment terindah yang sangat kurindukan, bertahun2 aku kehilangan begitu banyak hal indah yg seharusnya bisa kulewati bersama anak dan istriku, tapi apa boleh buat, keadaan yang tak memungkinkan, udah ah ga usah dicritain, ntar pada bersimbah air mata hehehhe.
Sebagai gentlemen tulen, bukan style ku untuk menutup2i statusku, justru aku bangga dengan identitas "menikah" ku, karna otomatis aku akan didiskualifikasi untuk dikategorikan dalam sub "bujang lapuk". Jadi bagi para fans yang merasa kecewa, maaf kesalahan bukan terletak pada kejelasan statusku, tapi terletak pada ketidakkuatan insting kalian untuk membedakan mana bujangan aseli dan mana yang imitasi.
ATRIBUT:
Diluar jam kerja, aku lebih suka memakai celana panjang jeans, baju kaos atau denim yang agak press body yang dipadukan dengan sebuah topi dan sepatu kasual dari bahan kain. Kaca mata min....itu bukan atribut, benda itu sudah menjadi bagian yang tidak bisa dipisahkan dariku, ibarat kapak 212 dengan Wiro sableng, intim, sangat intim.....
Istriku sering protes dengan kostum yg kukenakan, terlalu muda, tidak sesuai umur katanya. Kalau kuperhatikan benar juga sih, aku merasa seperti lelaki berumur yang terperangkap dalam kostum anak muda, but this is my style, the real i am...aku merasa comfort dengan semua yang kukenakan, tidak sedikitpun bermaksud untuk memanipulasi umur, karna sifat manipulatif bagiku ibarat jamur, benalu yang harus dicabut sampai keakar2nya. Satu hal yang tanpa kusadari melekat padaku adalah cara berpakaianku secara tidak langsung menjadi trendster dilingkungan kerjaku, padahal usia mereka jauh dibawahku. Satu kebanggan juga sih, tapi memiliki tanggung jawab yang cukup besar untuk selalu mengingatkan jika ada diantara teman kerjaku yang terlalu memaksakan diri, sampai2 terlihat kontras sekali kesenjangan antara wajah dan penampilan hihihih.....intinya ga matching boy......
AKU DAN HP KU:
Handphone bagiku ibarat oksigen bagi penyelam, tongkat bagi sibuta, wajan bagi tukang gorengan dan beruk bagi pemetik kelapa, tak usahlah dipusingkan betapa narsisnya perumpamaan yg kubuat, intinya HP ibarat istri keduaku. Selain sebagi "crucial weapon" untuk berkomunikasi dengan keluargaku, dengan HP aku bisa menyambangi dunia antah berantah lewat fasilitas internet yg disediakan atau sekedar ber haha hihi disalah satu jejaring sosial, selebihnya adalah musik dan musik, aku suka sekali mendengarkan musik, any kind of musik, yang penting enak didengar. But the main point is apapun yang kulakukan semata mata untuk mengusir rasa kesepianku, rasa terpurukku yang kerap muncul saat bayangan senyum dan tawa anak2ku bermain dipelupuk mata, dan bisikan manja istriku menggelitik telingaku. Mereka adalah hal terhebat dan paling berharga yang Tuhan berikan padaku, ah...kok jadi sentimentil sih.
itulah sekelumit gambaranku, bagi yang berminat, silahkan menghubungi call center terdekat hahhahahha
Tidak ada komentar:
Posting Komentar